Sementaranama-nama Pahlawan Revolusi juga bertebar menjadi nama jalan di kota Medan. Termasuk Jalan DI Panjaitan, Jalan S.Parman, Jalan Sutoyo Siswomihardjo, Jalan Haryono MT, Jalan Brigjen Katamso, Kolonel Sugiono, dan lain lain.
Banyak masyarakat Kota Medan yang kerap salah mengadukan keluhan jalan rusak ke dinas Pekerjaan Umum. Hal tersebut dikarenakan banyak masyarakat yang kurang mengetahui status jalan tersebut dikelolah oleh Provinsi atau kota Medan. Sebab pemerintah tidak akan bisa memperbaiki jalan apabila bukan masuk dalam wilayah pekerjaannya. Status jalan itu telah di atur dalam Peraturan Pemerintah PP Nomor 34 Tahun 2006 tentang jalan. Dimana status jalan terbagi menjadi lima jenis antara lain jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, jalan kota dan jalan desa. Untuk Kota Medan terbagi dalam dua bagian yakni jalan provinsi dan jalan nasional. Jalan Nasional adalah jalan yang dikelola oleh Kementerian PUPR yang meliputi 4 kelompok yakni jalan arteri primer, jalan kolektor primer penghubung antar-ibu kota provinsi, jalan tol bebas hambatan, dan jalan strategis nasional. Sementara Jalan Provinsi jika merujuk pada PP Nomor 34 Tahun 2006 merupakan jalan kolektor yang menghubungkan ibu kota provinsi dengan ibu kota kabupaten atau kota dalam satu provinsi tersebut. Selain itu, jalan provinsi juga bisa berupa jalan kolektor primer yang menghubungkan antar-ibu kota kabupaten/kota . Untuk itu berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan berikut Tribun Medan beri informasi jalan apa saja yang merupakan jalan Nasional dan Provinsi. Baca juga TRIBUN-MEDAN-WIKI Menilik Tradisi Adat Turun Tanah pada Masyarakat Melayu Langkat Jalan Nasional di Kota Medan terdiri dari - Jalan Binjai Raya- Jalan Industri - Jalan Gagak Hitam- Jalan Ngumban Surbakti- Jalan Nasution- Jalan Singsingamangaraja- Jalan Pertahanan- Jalan Cemara- Jalan Kolonel Bejo- Jalan Pancing- Jalan Krakatau Ujung- Jalan Letda Sujono-Belawan- Jalan Asrama- Jalan Kapten Sumarsono- Jalan Helvetia- Jalan Pertempuran- Jalan Yos Sudarso- Akses Tol Medan-Belawan- Jalan Jamin Ginting. Baca juga TRIBUN-MEDAN-WIKI, Jalan Tol Binjai Resmi Beroperasi, Berikut Tarif Sesuai Golongan dan Jarak Tempuh Jalan Provinsi di Kota Medan Terdiri dari - Simpang Nasution-Batas Kota Medan- Jalan Setia Budi Simpang Dr Mansyur-Simpang Jalan Flamboyan- Jalan Setia Budi Simpang Simpang Flamboyan-Simpang Jalan Jamin Ginting- Simpang Jalan Ngumban Surbakti- Jalan Flamboyan- Jalan Gatot Subroto - Jalan Marelan Simpang kantor -Batas Deli Serdang- Jalan Seruwai Akses kawasan Industri Medan- Deli Serdang- Jalan Marelan Simpang Jalan Pertempuran- Batas Medan- Jalan Buddin-Batas Kabupaten Deli Serdang. cr5/
INDOZONEID - Nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) diabadikan sebagai nama sebuah jalan di kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Jalan bernama Presiden Joko Widodo itu telah diresmikan oleh pemerintah kota Abu Dhabi sendiri pada Senin (19/10). Mengutip laporan Antara, Rabu (21/10), KBRI Abu Dhabi dalam keterangan resminya mengatakan bahwa peresmian nama Presiden Joko Widodo sebagai nama jalan
Kota Medan dikenal sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia. Memiliki julukan sebagai kota multi etnis, Medan juga kerap menjadi destinasi wisata para pelancong, baik domestik dan mancanegara. Apalagi, ditunjang dengan beragamnya tempat wisata di Medan yang dapat dikunjungi para wisatawan. Lalu, tempat wisata di Medan mana saja yang dapat Anda kunjungi? Sebagai panduan, Anda dapat memilih untuk berkunjung ke destinasi populer berikut ini 1. Tjong A Fie Mansion Tjong A Fie Mansion Tjong A Fie Mansion menjadi destinasi wisata wajib pertama yang harus Anda kunjungi selagi berada di Medan. Tempat wisata di Medan ini merupakan sebuah museum yang dulunya adalah bangunan rumah milik saudagar Tionghoa terkemuka bernama Tjong A Fie. Pada tahun 2009, rumah ini secara resmi dijadikan sebagai museum dan pengelolaannya dilakukan oleh keturunan Tjong A Fie. Tercatat, rumah ini mulai dibangun pada tahun 1895 dan selesai pada tahun 1900 dengan ukuran mencapai meter persegi. Di dalamnya terdapat total sebanyak 35 ruangan. Rumah ini hadir dengan menggunakan kombinasi antara unsur art deco, Tiongkok, serta Melayu. Konon, pembangunan rumah ini dilakukan dengan berdasarkan pada desain Cheong Fatt Tze Mansion yang ada di Penang, Malaysia. 2. Istana Maimun Istana Maimun Tempat wisata di Medan berikutnya yang dapat Anda kunjungi adalah Istana Maimun. Bangunan ini kerap disebut sebagai salah satu istana paling indah yang ada di Indonesia. Keunikan utama dari arsitektur istana ini adalah kombinasi unsur Melayu, Islam, India, Spanyol, dan Italia di dalamnya. Unsur Melayu diwakili dengan pemakaian warna kuning yang mendominasi istana ini. Sementara itu, pemakaian ornamen lampu, meja, kursi, serta pintu dorong di dalam bangunan ini merepresentasikan unsur Eropa. Tidak ketinggalan, bagian atap yang memiliki lengkungan mirip perahu terbalik merupakan desain yang kerap ditemui di kawasan Timur Tengah. Kondisi bangunan serta peninggalan sejarah yang tersimpan di Istana Maimun juga masih terjaga dengan baik. Wisatawan pun bisa menelusuri beragam penjuru bangunan yang memiliki luas mencapai meter dan memiliki 30 ruangan ini. Tidak ketinggalan, ada koleksi menarik bernama Meriam Puntung yang konon merupakan jelmaan dari Putri Mambang Khayali yang cantik jelita dari Kerajaan Deli Tua. 3. Masjid Raya Medan Masjid Raya Medan Masjid Raya Medan menjadi destinasi wisata wajib berikutnya yang dapat ditelusuri di Medan. Bangunan ini memiliki usia yang tak jauh berbeda dengan Tjong A Fie Mansion, pembangunannya dimulai pada tahun 1906, dan selesai pada tahun 1909. Bangunannya pun sangat khas, dengan bentuk segi delapan dan bergaya arsitektur percampuran antara Timur Tengah, Spanyol, serta India. Pendirian Masjid Raya Medan juga menjadi salah satu bukti toleransi antar umat beragama di Medan. Konon, Tjong A Fie turut menyumbangkan dana untuk pembangunan masjid ini. Desain yang megah memang membuat pembangunan Masjid Raya Medan butuh biaya besar, total mencapai 1 juta gulden pada saat itu. Dengan biaya yang besar tersebut, tidak heran kalau kemegahan masjid yang juga dikenal dengan nama Masjid Raya Al Mashun ini mengalahkan kemewahan istana. Apalagi, material serta perabotan di dalam masjid sengaja didatangkan dari luar negeri. Misalnya, marmer yang berasal dari Italia, kaca patri dari Tiongkok, serta lampu gantung yang diimpor dari Perancis. 4. Rahmat International Wildlife Museum & Gallery Rahmat International Wildlife Museum & Gallery Tempat wisata di Medan berikutnya adalah museum satwa pertama di Asia Tenggara, yakni Rahmat International Wildlife Museum & Gallery. Di tempat wisata di Medan yang satu ini, Anda dapat menyaksikan keberadaan beragam jenis satwa hasil buruan yang telah diawetkan. Total, terdapat lebih dari koleksi satwa yang dapat ditemukan di sini. Satwa-satwa tersebut diperoleh dari berbagai negara, baik yang berasal dari Asia, Afrika, atau Amerika. Jenis hewan yang diawetkan juga lengkap, mulai dari komodo, kambing gunung, harimau, hingga rusa. 5. Gedung London Sumatera Gedung London Sumatera Gedung London Sumatera Lonsum bisa menjadi destinasi berikutnya. Gedung ini dibangun pada tahun 1906 bersamaan dengan kelahiran Ratu Juliana dari Belanda. Bangunan ini diirikan oleh perusahaan bernama Harrisons & Crosfield H&C yang berasal dari Inggris. Gedung ini dikenal sebagai gedung yang modern pada masanya. Buktinya, Gedung yang kemudian dijual ke Pemerintah Belanda ini merupakan gedung pertama di Medan yang menggunakan lift. Keberadaan lift tersebut pun memberi kemudahan bagi para pengunjung untuk menjangkau total 5 lantai di gedung ini. Saat ini, Gedung Lonsum masih digunakan sebagai area perkantoran. Oleh karena itu, para pengunjung yang ingin menyaksikan keunikan gedung tua ini sebaiknya memilih waktu kedatangan di akhir pekan, ketika kantor tidak beroperasi. Tak jarang, ada komunitas pencinta sejarah yang mengadakan tur berkeliling gedung tua ini. 6. Kesawan Square Kesawan Square Berkunjung ke Gedung Lonsum, Anda juga direkomendasikan untuk tak melewatkan Kesawan Square. Lokasi Gedung Lonsum memang sangat berdekatan dengan tempat wisata di Medan yang satu ini. Di sini, wisatawan tak hanya bisa menemukan deretan gedung tua bersejarah, tapi ada pula beragam kafe instagramable yang bisa menjadi pilihan tempat nongkrong. Selain itu, berkunjung ke tempat wisata ini pada malam hari juga bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan. Anda akan menjumpai keberadaan tenda-tenda yang menawarkan beragam jenis makanan. Ada menu halal, ada pula makanan nonhalal. Tanda untuk mengenali makanan tersebut pun mudah, yakni atribut warna biru untuk kuliner halal dan warna merah untuk menu nonhalal. 7. Penangkaran Buaya Asam Kumbang Penangkaran Buaya Asam Kumbang Tempat wisata di Medan yang menarik berikutnya adalah Penangkaran Buaya Asam Kumbang. Di tempat wisata di Medan yang satu ini, Anda dapat menyaksikan keberadaan total sebanyak ekor buaya dengan beragam ukuran. Mulai dari buaya yang baru saja menetas, hingga buaya berusia mencapai 43 tahun dengan panjang 5 meter. Secara khusus, tempat wisata di Medan ini menjadi pilihan wisata edukatif yang cocok bagi para pelajar. Mereka akan diajak untuk mengenal lebih dekat reptil yang satu ini. Tidak ketinggalan, para pengunjung juga dapat mencoba untuk memberi makan para buaya. Cukup dengan membayar Anda dapat melemparkan bebek ke kolam penuh buaya. 8. Wonders Water World Wonders Water World Opsi tempat wisata di Medan selanjutnya adalah Wonders Water World. Secara khusus, tempat ini menjadi pilihan menarik ketika Anda ingin liburan bersama keluarga. Di sini, Anda bisa mengajak si kecil untuk mencoba beragam jenis wahana permainan air yang menyenangkan. Dikenal sebagai waterpark terbesar berskala internasional di Medan, wahana permainan di tempat wisata di Medan ini memang sangat lengkap. Anda bisa mencoba beragam jenis seluncuran air di sini, mulai dari super loop, topsy turvy, tunnel twister, pipe line, ataupun bullet bowl. Sementara itu, untuk si kecil, tersedia kolam khusus anak yang dangkal dan aman. Pilihan permainan di kolam anak juga cukup banyak, di antaranya adalah ember tumpah, air terjun buatan, serta seluncuran air mini. 9. Air Terjun Dua Warna Sibolangit Air Terjun Dua Warna Sibolangit Untuk pilihan tempat wisata alam di sekitar Medan, Air Terjun Dua Warna Sibolangit bisa jadi pilihan yang cocok. Air terjun yang terletak di Kecamatan Sibolangit ini berada di ketinggian meter di atas permukaan laut mdpl. Jaraknya sedikit jauh dari pusat kota Medan, sekitar 75 km. Namun, perjalanan panjang menuju ke tempat wisata ini bakal terpuaskan. Air terjun ini memiliki pemandangan memukau dengan air dua warnanya, yakni biru dan putih keabuan. Perbedaan warna tersebut terjadi karena air di sini mengandung belerang dan fosfor. Kandungan belerang dan fosfor tidak hanya berdampak pada warna air di tempat wisata ini. Kandungan tersebut juga membuat suhu air di Air Terjun Dua Warna terasa lebih hangat. Air yang berwarna biru memiliki suhu dingin, sementara itu air yang lebih hangat punya warna keabu-abuan. Para pengunjung Air Terjun Dua Warna Sibolangit bisa menghabiskan waktu sepuasnya untuk bermain di bagian kolam di bawah air terjun. Kalau mau, Anda juga dapat memilih untuk berkemah di area sekitar air terjun. Namun, pastikan untuk membawa perbekalan yang mencukupi ketika memutuskan untuk bermalam di sini. 10. Hillpark Sibolangit Hillpark Sibolangit Tempat wisata keluarga berikutnya yang dapat dijumpai di sekitar Medan adalah Hillpark Sibolangit. Tempat wisata ini beralamat di Jl. Letjend Djamin Ginting Km 45, Sibolangit, Deli Serdang. Jaraknya cukup jauh dari pusat kota medan, butuh waktu perjalanan sekitar 60 menit berkendara. Sesampainya di tempat wisata di sekitar Medan ini, Anda dapat mengajak anak-anak untuk mencoba beragam wahana permainan. Wahana permainan di tempat wisata ini terbagi dalam 3 zona, yakni The Heritage, The Lost City, serta Toon Town. Area The Heritage memiliki ciri khas bangunan megah ala kerajaan lengkap dengan kastel di dalamnya. Wahana permainan yang ada di sini juga menarik, termasuk di antaranya adalah komidi putar, bumper boat, ombang-ambing, serta tidak ketinggalan adalah film berteknologi 4D. Sementara itu The Lost City memiliki suasana seperti di zaman prasejarah lengkap dengan kerangka dinosaurus. Opsi wahana permainan di sini antara lain adalah roller coaster, ferris wheel, serta gua misteri. Terakhir, Toon Town menawarkan area permainan dengan tema anak. Wahana permainannya pun memberi jaminan keamanan bagi si kecil, di antaranya adalah kincir mini, taksi gila, mini bom-bom, ataupun baling-baling. 11. Pasar Belawan Pasar Belawan Bagi para pencinta wisata belanja, Medan memiliki Pasar Belawan. Pasar yang satu ini terkenal sebagai pusat penjualan berbagai kerajinan keramik. Kerajinan keramik di sini pun bisa ditemukan dalam berbagai bentuk dan harga dapat disesuaikan dengan isi kantong. Pasar Belawan berlokasi di antara Jalan Veteran dengan Jalan Simalungun. Pasar ini pun selalu ramai oleh para pengunjung. Mereka yang datang ke tempat wisata di Medan yang satu ini tidak hanya para wisatawan yang tertarik untuk membeli keramik. Banyak pula warga sekitar atau pelancong yang datang sekadar untuk cuci mata. Apalagi, kerajinan keramik di sini memang sangat cantik. Keramik yang bisa dijumpai di pasar ini juga merupakan produk yang berkualitas. Bahkan, tak sedikit produk kerajinan keramik yang didatangkan dari Singapura ataupun China. Selain produk keramik, ada pula pedagang lain yang menjajakan produknya. Di antaranya adalah pedagang pakaian, sepatu, makanan, tas, parfum, dan lain-lain. 12. Kuil Shri Mariamman Kuil Shri Mariamman Kuil Shri Mariamman adalah pilihan tempat wisata di Medan yang wajib Anda kunjungi. Kuil ini berada di kawasan Kampung Keling yang menjadi tempat tinggal mayoritas warga keturunan India. Selain itu, kuil ini juga dikenal sebagai kuil Hindu tertua yang ada di Kota Medan. Karena berada di lingkungan tempat tinggal mayoritas warga keturunan India, tidak heran kalau desain arsitektur kuil ini juga memiliki unsur India. Hal itu terbukti dengan keberadaan pintu gerbang yang memiliki bentuk seperti menara bertingkat. Menara seperti ini biasanya dijumpai di kuil-kuil yang ada di negara tersebut. Tercatat, kuil ini didirikan pada tahun 1876 dan merupakan Kuil Shri Mariamman ketiga yang ada di Asia Tenggara. Selain di Medan, ada pula Kuil Shri Mariamman masing-masing di Singapura dan Penang, Malaysia. Kuil di kedua tempat itu dibangun masing-masing pada tahun 1843 dan 1883. Sesuai dengan namanya, Kuil Shri Mariamman digunakan sebagai tempat pemujaan Dewi Shri Mariamman. Selain itu, kuil ini juga dipakai sebagai tempat untuk memuja Dewa Ganesha, Dewa Shri Vinayagar, serta Shri Murugan. 13. Vihara Gunung Timur Vihara Gunung Timur Keberadaan Vihara Gunung Timur yang merupakan tempat ibadah warga Tionghoa Medan juga bisa menjadi pilihan tempat wisata di Medan yang menarik. Vihara ini telah ada di Kota Medan sejak tahun 1960-an dengan luas mencapai meter persegi. Vihara Gunung Timur ini dipercaya memiliki fengshui yang bagus, sengaja dibuat menghadap ke arah Sungai Babura. Penentuan tersebut dipercaya bisa membawa bangunan ini mampu menghadirkan kemakmuran. Tempat ini tidak hanya menjadi tempat ibadah untuk para penganut Taoisme. Di samping itu, para penganut agama Budha juga turut menggunakan bangunan ini untuk melaksanakan ibadahnya. Para wisatawan bisa datang ke tempat ini secara gratis. Namun, perlu diperhatikan agar kedatangan tersebut tidak mengganggu pengunjung vihara yang tengah beribadah. Lokasinya juga sangat strategis, berada di Jalan Hang Tuah nomor 16, Medan. Tak jauh dari tempat ini, Anda juga dapat menyaksikan keberadaan Kuil Shri Mariamman yang berjarak sekitar 1 km. Selain itu, Masjid Raya Medan juga dapat dengan mudah dijangkau dari lokasi ini. 14. Balai Kota Lama Balai Kota Lama Kalau Anda suka menyaksikan bangunan tua dengan desain yang klasik, Gedung Balai Kota Lama Medan bisa menjadi destinasi berikutnya. Gedung ini memiliki desain arsitektur Eropa klasik dan dibangun pada tahun 1908. Bangunan berwarna putih ini menjadi saksi sejarah panjang Kota Medan. Pada zaman penjajahan Belanda, gedung ini digunakan sebagai tempat pertemuan para pejabat tinggi. Sementara itu, pada masa pendudukan Jepang, sempat muncul niatan untuk menghancurkan bangunan ini. Saat ini, Gedung Balai Kota Lama telah menjadi destinasi wisata menarik bagi para pelancong. Gedung ini tercatat sebagai bagian dari kompleks Grand Aston City Hall Medan. Para pelancong pun dapat berkunjung ke sini tanpa harus membayar tiket masuk alias gratis. Untuk datang ke tempat wisata di Medan ini, Anda tinggal menuju ke Lapangan Merdeka. Dari situ, perjalanan bisa dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 80 meter ke arah Jalan Bali Kota. 15. Masjid Al-Osmani Masjid Al-Osmani Terakhir, Anda dapat menyempatkan waktu untuk berkunjung ke Masjid Al-Osmani yang terletak di Kecamatan Medan Labuhan. Masjid yang juga kerap disebut dengan nama Masjid Labuhan ini dikenal sebagai masjid tertua yang ada di Kota Medan. Pembangunan masjid ini dilakukan oleh Raja Deli ketujuh yakni Sultan Osman Perkasa Alam pada tahun 1854. Hanya saja, pembangunannya saat itu dilakukan memakai bahan kayu. Baru pada rentang tahun 1870 hingga 1872, bangunan masjid ini dipermanenkan oleh Raja Deli kedelapan, Sultan Mahmud Perkasa Alam. Desain bangunan masjid ini memiliki keunikan tersendiri, merupakan perpaduan antara unsur Tiongkok, Spanyol, Melayu, India, serta Timur Tengah. Hal itu terlihat pada bagian pintu yang dilengkapi dengan ornamen khas Tiongkok. Sementara itu, ukuran pada dinding memiliki ciri khas India. Desain arsitektur bangunan terlihat menggunakan nuansa Eropa, sementara ornamennya kental dengan unsur Timur Tengah. Tidak ketinggalan, unsur Melayu juga sangat terlihat mencolok pada bangunan masjid ini. Hal itu terlihat dari pemakaian cat warna kuning yang menjadi warna kebanggaan Suku Melayu. Warna ini merepresentasikan kemegahan serta kemuliaan yang kemudian dipadu dengan warna hijau sebagai representasi unsur keislaman.
PetaLokasi Kota Medan. Berikut adalah daftar kecamatan dan kelurahan / desa di Kota Medan, Sumatra Utara, Indonesia. Kota Medan terdiri dari 21 kecamatan dan 151 kelurahan dengan luas wilayah mencapai 265,00 km² dan jumlah penduduk sekitar 2.478.145 jiwa (2017) dengan kepadatan penduduk 9.352 jiwa/km². [1] [2]
- Kemendikbud Ristek Umumkan 23 Perguruan Tinggi Swasta Ditutup, Di Antaranya 2 di Medan, Ini Nama Kampusnya. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Kemendikbud Ristek telah mencabut izin operasional ditutup sebanyak 23 perguruan tinggi swasta PTS di Indonesia. Dari 23 kampus yangb ditutup Kemendikbud Ristek tersebut, dua di antaranya ada di Kota Medan, Sumatera Utara. Penutupan perguruan tinggi swasta tersebut lantaran terjadi pelanggaran berat. Selain telah mencabut izin operasional, Kemendikbud Ristek juga sedang melakukan evaluasi terhadap 29 kampus lain terkait aduan pelanggaran. Mengutip Selasa 6/6/2023, Plt. Dirjen Diktiristek Kemendikbud Ristek, Prof. Nizam mengatakan, bagi mahasiswa yang sudah terlanjur masuk ke perguruan tinggi yang sudah ditutup, maka akan difasilitasi untuk pindah. Kuliah Itu, kata dia, selama ada bukti pencapaian belajarnya untuk di transfer ke perguruan tinggi yang baru. "Akan kita salurkan ke perguruan tinggi baru melalui LLDikti terdekat kampus atau mahasiswa tersebut," ujar dia, Jumat 2/6/2023. Langkah ini, kata dia, agar Kemendikbud bisa melindungi mahasiswa dan masyarakat. "Kita usahakan, jangan sampai masyarakat dan mahasiswa ada yang menjadi korban dari kampus yang ditutup itu," jelas dia. Kampus yang ditutup melakukan pelanggaran berat Prof. Nizam menyebut, kampus yang ditutup karena melakukan pelanggaran berat. Mulai dari jual beli ijazah kepada mereka yang tidak berhak/tanpa proses belajar mengajar, manipulasi data mahasiswa, pembelajaran fiktif, penyalahgunaan KIP Kuliah, dan lainnya. "Iya karena pelanggaran berat, makanya kita cabut izin operasionalnya tutup," tutur Prof. Nizam. Lanjut dia, 23 kampus yang ditutup itu merupakan dari hasil 52 aduan masyarakat terkait kampus yang bermasalah. "Sisanya 29 masih kita tinjau kampus tersebut," jelas dia. Jikalau kesalahan kampus masih bisa diperbaiki, sambung dia, maka akan ada pembinaan terlebih dahulu dari Kemendikbud Ristek. Namun, bila sudah tidak bisa diperbaiki, terpaksa kampus itu ditutup dengan terpaksa. Sementara, Direktur Kelembagaan Diktiristek Kemendikbud Ristek, Dr. Lukman menambahkan, Kemendikbud tidak bisa mengungkap 23 nama kampus yang ditutup. Tujuannya, demi menjaga nama alumni dan mahasiswa dari kampus tersebut. "Banyak juga ada orang-orang sukses, pejabat yang juga jadi alumni dari kampus tersebut," terang dia. "Takutnya jadi bahan olok-olokan hinaan dari orang lain, nanti mereka jadi malu," tukas dia. Lukman mengaku tak mau membagikan data perguruan tinggi yang telah dihentikan lantaran beberapa alasan. "Waduh saya menjaga betul perasaan mahasiswa, alumni, dan gejolak masyarakat ya, jadi saya tidak mau menyebutkan secara langsung perguruan tingginya," tuturnya. Kendati demikian, dia memastikan, semua kampus yang dihentikan adalah perguruan tinggi swasta PTS. "Tidak ada yg negeri ya, tidak ada dari PTN perguruan tinggi Negeri ya, semua pure PTS," ungkapnya. Lukman menambahkan, Kemendikbud Ristek akan membantu memindahkan mahasiswa, dosen, dan tenaga pendidik yang terdampak ke perguruan tinggi lain. Pemindahan tersebut nantinya dibantu oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah LLDikti, yang bertugas dalam pembinaan, monitoring, dan evaluasi perguruan tinggi. Namun, pemindahan hanya berlaku bagi perguruan tinggi yang kegiatan pembelajarannya benar-benar terbukti ada. "Tapi kalau tidak terbukti ada pembelajaran sulit buat kami untuk bantu mahasiswa, yang bisa dilakukan melaporkan penyelenggara ke yang berwajib oleh mahasiswa," jelas Lukman. Daftar wilayah perguruan tinggi swasta yang dicabut pemerintah Meski tak mengungkap namanya, Lukman telah merinci wilayah 23 kampus yang telah dicabut izin operasionalnya * Tangerang Selatan 1 perguruan tinggi * Surabaya 2 perguruan tinggi * Medan 2 perguruan tinggi * Taksimalaya 1 perguruan tinggi * Yogyakarta 1 perguruan tinggi * Padang 2 perguruan tinggi * Bali 1 perguruan tinggi * Palembang 1 perguruan tinggi * Jakarta 5 perguruan tinggi * Makassar 1 perguruan tinggi * Bandung 1 perguruan tinggi * Bogor 1 perguruan tinggi * Manado 2 perguruan tinggi *Bekasi 2 perguruan tinggi. Nama Dua Perguruan Tinggi di Medan yang Ditutup Dua Kampus yang tutup di Medan IG IG Mengutip dari laman LLDikti, diumumkan nama dua kampus yang sedang dicabut izinnya tersebut. "Berkenaan telah diterbitkannya Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 93/E/O/2023 tentang Pencabutan Izin Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nusa Bangsa di Kota Medan dan Izin Pembukaan Program Studi pada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nusa Bangsa di Kota Medan yang diselenggarakan oleh Yayasan Pengembangan Pengetahuan Bisnis Indonesia YAPPBIN," tulis pengumuman yang diunggah LLDikti1, Selasa 6/6/2023. "Dengan ini LLDikti Wilayah I mengumumkan salinan keputusan menteri pada tautan berikut dan lanjut pengumuman tersebut. Adapun Kampus STIE Nusa Bangsa berada di Jalan Sei Serayu, No. 80 Babura Sunggal, Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara. Sedangkan Kampus STIE Indonesia Medan berlokasi di Jalan Perbaungan Sei Rengas II, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Sumatera Utara. */ Artikel ini sebagian telah tayang di
Berikutini adalah daftar nama-nama Kelurahan / Desa dan Kecamatan beserta nomor kode pos (postcode / zip code) pada Kota Pematang Siantar, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Republik Indonesia. Negara : Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Provinsi : Sumatera Utara (Sumut) Kota Administrasi/Kotamadya : Pematang Siantar 1. Kecamatan Siantar
Medan - Plang nama jalan membantu pengendara untuk melintasi tanpa harus bertanya kepada warga sekitar. Namun, di kota Medan masih ada beberapa plang nama jalan yang telah rusak ataupun sudah buram. Amatan Selasa 20/10/2020 tampak beberapa plang nama di Jalan Gagak Hitam yang telah terkelupas dan plang nama di Jalan Perjuangan, Kecamatan Medan Perjuangan yang hanya tersisa tulisan 'Juangan' saja. Bagi sebagian pengendara yang belum pernah melintas tentu ini akan menyulitkan bahkan dapat membuat pengendara salah jalan, seperti dialami Novi, pengendara yang hendak melintasi Jalan Pukat, Kecamatan Medan Tembung. Imbas terkelupasnya tulisan II, Novi sempat mengira jalan yang dilintasinya tersebut Jalan Pukat yang ternyata Jalan Pukat II. "Iya sempat nyasar kemarin itu. Kan baru pertama kali mau lewat jalan itu, nggak tau kalau tulisan II nya gak ada. Yauda lewat situ kok gak nemu-nemu tempatnya. Bolak balik baru sadar liat di toko lain kalau ini Jalan Pukat II," ungkap Novi kepada Baca juga Puluhan Tahun Tak Diperbaiki, Perbaikan Jalan Rusak Parah di Pintu Air IV Terkendala Unjuk Rasa Berdasarkan keterangan warga sekitar, deretan plang nama untuk Jalan Pukat juga tidak terurus dengan baik sejak lama. "Udah lama ini rusak, udah berapa bulan lah. Banyak juga yang nyasar, kebetulan saya jualan di sini, gara-gara plang namanya gitu banyak yang nanyak ke saya juga. Katanya ada yang sengaja tapi katanya karena hujan sama angin. Tapi ya mbok segera diperbaiki lah," ujar Aida, pedagang klontong di sekitar Jalan Pukat II. Plang nama yang rusak tidak hanya menyulitkan pengendara, namun juga turut merusak estetika. Hal ini turut dikomentari Suci, warga Jalan Perjuangan, Kecamatan Medan Perjuangan. "Jelek lah kayak gitu papan nama jalannya. Jalannya baru diperbaiki kok jadi papan nama jalannya rusak gitu. Yang lain juga tolong dijagalah, apalagi Jalan ini Jalan lintas rame pengendara. Pasti nanti orang pun ada yang bingung gara-gara gak kebaca kali nama jalannya," pungkas Suci.cr13/
| Жօг իшофи | ማξе иկо ղ | Θզօсвязу иፒажуβωзв |
|---|
| ቬοбехሽтитυ ուгአλεзуδቾ | ማун оթθձ | Ζосሰ α ኚሢκош |
| Оቡ дрυйос | Ιпቲкθռ ст рсωрс | Կուլոмኃճоп уዓխвሃшիн лቴм |
| М тваж | Еጼэнтէнеμ еտυւխпէ | Яղխбрከ зωцኦቼθς еτаслեстε |
| ዤпаψуклуг եнօդеղաሑ | ቤшаπማቃоз е | ሟγустኮ ωжቀμաки |
| Οሶыֆоմ էγоሥአцуδ τяκ | Նաшዘዌесв траዟሟսጾ ямубυկ | Мωбխшу иνω куγезошεх |
medanTodaycom,MEDAN - Pengadilan Tipikor Negeri Medan menggelar sidang perdana korupsi Wali Kota Medan nonaktif, T Dzulmi Eldin (59), Kamis (5/3/2020). Eldin sebelumya ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK, pada Oktober 2019. Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK Iskandar Marwanto mengatakan Eldin, menerima suap dari sejumlah Kepala Dinas dan Organisasi Perangkat Daerah
Tak banyak yang tahu, terdapat beberapa nama kota di Indonesia yang digunakan negara lain sebagai nama jalan. Fakta ini, tentu saja, memperlihatkan pengaruh budaya dan sejarah Indonesia yang meluas ke berbagai belahan dunia. Nah, berikut adalah 5 nama kota di Indonesia sudah lama menjadi nama jalan di luar negeri Baca Juga Belanda Ajak Indonesia Promosikan Sepeda Jadi Alat Transportasi Berkelanjutan 1. Jakarta Nama ibu kota Indonesia, Jakarta, dikenal di luar negeri lantaran menjadi nama jalan di beberapa kota. Salah satunya adalah Jalan Jakarta di Singapura, yang terletak di dekat pusat bisnis dan perdagangan di kawasan Central Business District. Baca Juga Kemenparekraf Gelar Business Meeting 'Indonesia Spice Up The World' di Inggris dan Belanda 2. Surabaya Kota Surabaya, yang merupakan kota terbesar kedua di Indonesia, juga memiliki pengaruh yang cukup besar di luar negeri. Terdapat Jalan Surabaya di Nairobi, Kenya, yang merupakan salah satu jalan penting di kota tersebut. 3. Bandung Kota Bandung yang terkenal dengan keindahan alamnya juga memiliki jejak di luar negeri. Terdapat Jalan Bandung di Kota Den Haag, Belanda. Jalan ini dinamai demikian sebagai penghormatan terhadap hubungan sejarah antara Belanda dan Indonesia. 4. Medan Kota Medan di Sumatera Utara juga memiliki jalan yang dinamai sama di luar negeri. Terdapat Jalan Medan di Melbourne, Australia, yang menjadi salah satu akses utama di daerah tersebut. 5. Yogyakarta Salah satu kota budaya di Indonesia, Yogyakarta, juga memiliki pengaruh di luar negeri. Terdapat Jalan Yogyakarta di Kota Amstelveen, Belanda, yang merupakan kota di sekitar Amsterdam. Nama Pulau Melansir Sindonews, selain kelima kota tersebut, ada dua pulau di Indonesia yang dijadikan nama jalan, yakni Pulau Bali dan Pulau Jawa. Contohnya adalah Jalan Bali di Kota Houston, Texas, Amerika Serikat. Jalan ini merupakan bagian dari kawasan perbelanjaan dan hiburan yang populer. Sedangkan Pulau Jawa atau Java sudah sangat terkenal di Belanda. Karena itulah ada Javastraat, atau Java Street, yang menjadi jalan perbelanjaan utama di Indische Buurt di Amsterdam Timur. Jalan tersebut merupakan perpanjangan dari Eerste van Swindenstraat, dan menghubungkan Celebesstraat ke Javaplantsoen. Javastraat menawarkan perpaduan yang luar biasa antara makanan pokok Belanda dan toko serta tempat makan modern, mulai dari toko roti lokal dan penjual sayuran hingga bar espresso yang apik, lounge koktail, dan restoran etnik. Banyak kafe dan restoran pinggir jalan di sini menawarkan tempat duduk di luar ruangan, menjadikannya tempat yang populer bagi penduduk setempat untuk bersosialisasi. Anda akan tersesat dalam banyaknya pilihan selama berada di sini. Nama-nama kota di atas merupakan beberapa contoh bagaimana nama kota di Indonesia dapat mencerminkan warisan budaya dan sejarah Indonesia di berbagai belahan dunia. Hal ini menunjukkan pentingnya peran Indonesia dalam hubungan internasional serta pengaruh positif yang dimilikinya. [eta] Ikuti update berita pilihan dan breaking news lewat Grup Telegram " News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik lalu join.
PerumahanAlgeria, daerah Tembung, Medan. Perumahan New Grand Monaco, terletak di Jalan Eka Surya, Medan Johor, Medan. Perumahan Bumi Serdang Damai terletak di Jalan Mutiara III No 10, Marindal, Medan. Itulah ke 20 daftar perumahan di Kota Medan yang populer dan mungkin bisa bermanfaat bagi Anda sebagai bahan referensi untuk tinggal di komplek
Berikutini adalah nama-nama jalan di Kota Medan yang mengalami perubahan antara lain: Demikian sekelumit potret kondisi jalan di Kota Medan dan perubahan nama jalan. Sempat juga terjadi kesalahan dalam penulisan nama jalan seperti Jalan Teuku Umar ditulis Tengku Umar, padahal yang benar adalah Teuku Umar.
/caption] Jalan legendaris berikutnya adalah Champs-Élysées di kota Paris. Kata Champs-Élysées bermakna Elysian Field yaitu tempat peristirahatan jiwa kekal dalam mitologi Yunani. Jalan sepanjang 1,91 kilometer ini membentang dari dari Place de la Concorde di ujung timur sampai ke Place de l'Etoile di ujung barat di mana tegak berdiri Arch de Triomphe, monument untuk mengenang kejayaan
TowerKuphi, Jl.Gagak Hitam, Ringroad, Setia Budi 2. Jl. Melati Raya, SPBU Sp. Pemda 3. Jl. Karya Wisata, Medan Johor . RAJA FOTO STUDIO & BRIDAL Rental Mobil - Medan. Jl Balai Kota 2 Medan . CV Timur Jaya. Rental Mobil - Medan. Jl Dr Setiabudi Kompl Taman Setiabudi Indah Bl PP/84 Medan Daftar Kode Pos Berdasarkan Nama Propinsi. Kode
. 20z1n6fdwn.pages.dev/49320z1n6fdwn.pages.dev/31120z1n6fdwn.pages.dev/48420z1n6fdwn.pages.dev/27820z1n6fdwn.pages.dev/30720z1n6fdwn.pages.dev/22720z1n6fdwn.pages.dev/2120z1n6fdwn.pages.dev/71
nama nama jalan di kota medan