Hampir seluruh industri berjalan membutuhkan adanya staff gudang atau yang biasa disebut juga dengan istilah warehouse staff. Saat ini, posisi tersebut menjadi salah satu pekerjaan yang memiliki banyak peminat. Secara umum, tugasnya adalah berkaitan dengan barang yang perusahaan produksi maupun hasil dari produksi itu sendiri. Selain itu, mereka juga akan melakukan distribusi hasil produksi ke lokasi sesuai dengan permintaan perusahaan atau klien. Menjadi seorang staff gudang bukanlah pekerjaan yang mudah. Mereka memiliki workload pekerjaan yang besar dan bertanggung jawab penuh atas operasional pergudangan. Hal itu yang membuat mereka kesulitan dalam mengelola dan memanage pergudangan. Oleh karena itu, staff gudang perusahaan besar saat ini banyak yang beralih menggunakan software manajemen gudang untuk mempermudah pekerjaanya. Software tersebut mampu mengotomatiskan dan mengelola seluruh operasional pergudangan hanya dalam satu platform. Daftar Isi Pengertian Staff Gudang Jabatan Umum dalam Pergudangan Kepala gudang Staff gudang Operator gudang Admin gudang Tugas dan Tanggung Jawab Staff Gudang Bongkar muatan barang atau produk Menandatangani surat penerimaan barang Melakukan pengecekan barang di gudang Melakukan persiapan untuk penyimpanan dan pengiriman barang Menuliskan laporan aktivitas barang Melakukan koordinasi dengan divisi lain dan klien perusahaan Kriteria dan Keterampilan yang Harus Dimiliki Oleh Staff Gudang Rata-rata Gaji Seorang Staff Gudang Kesimpulan Pengertian Staff Gudang Sebenarnya apa itu warehouse staff? Apa saja yang menjadi tanggung jawabnya di sebuah perusahaan? Jadi, seorang staff gudang adalah pegawai dalam suatu perusahaan yang umumnya memiliki kaitan dengan jasa penyediaan barang maupun logistik. Staff gudang ini juga masih terbagi menjadi tiga kelas pegawai, ada pegawai tetap, kontrak, dan juga harian. Selain itu, seorang warehouse staff harian akan bekerja berdasarkan rencana yang telah tersusun sebelumnya dan menerima upah sesuai dengan hari mereka bekerja atau sesuai dengan hari dimana adanya pesanan yang memiliki target. Seorang warehouse staff akan melakukan perawatan terhadap barang maupun produk lainnya yang tersimpan di dalam gudang. Biasanya, jabatan ini juga menghadapi kendala mengenai hal-hal yang berkaitan dengan akurasi pergerakan barang dan mengetahui periode barang yang tersimpan di dalam gudang. Berada di posisi ini juga bukan hanya ketelitian yang perlu Anda miliki. Akan tetapi, perlu adanya kerjasama tim yang baik juga. Jabatan Umum dalam Pergudangan Dalam department warehouse ini bukan hanya terdapat staff gudang. Tetapi, masih banyak lagi jabatan lain yang umum tersedia dalam perusahaan. Jabatan-jabatan ini pula yang menentukan besarnya tanggung jawab dan gaji yang akan Anda terima. Berikut adalah jabatan umum dalam departmen pergudangan 1. Kepala gudang supervisor Seorang supervisor atau kepala gudang memiliki tugas untuk melakukan pengawasan terhadap tiap pekerjaan yang berkaitan dengan gudang agar sesuai dengan standar yang perusahaan inginkan. Selain itu, supervisor juga bertugas untuk merencanakan pengadaan dan pendistribusian bahan ataupun hasil produksi, melakukan pengawasan terhadap pelaporan pergudangan, dan memastikan ketersediaan barang sesuai dengan kebutuhan pasar. 2. Staff Gudang Kepala gudang memiliki ruang lingkup pekerjaan untuk memindahkan barang masuk atau keluar, baik dari kendaraan maupun ke dalam kendaraan. Warehouse staff juga akan memindahkan barang tersebut ke lokasi yang sudah ditentukan. Mereka juga melakukan pengemasan barang produksi. Maka dari itu, umumnya persyaratan untuk menjadi bagian dari departmen pergudangan adalah memiliki kesehatan yang baik. Perusahaan dapat meningkatkan performa staff gudang dengan menggunakan Software Warehouse Management sebagai salah satu alat melacak sisa inventaris barang di gudang secara akurat dan real time. 3. Operator gudang Tugas utama dari seorang operator gudang adalah memastikan bahwa barang telah memiliki alur keluar-masuk yang baik, menata barang yang ada di dalam gudang, dan melakukan pengecekan barang sebelum dilakukan pengiriman. Hal ini menjadi alasan bahwa untuk berada di posisi ini diperlukan kemampuan tingkat ketelitian yang tinggi untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam perhitungan stok. 4. Admin gudang Admin gudang memiliki tugas yang berhubungan dengan administrasi pergudangan. Dimana mereka akan menginput, mengidentifikasi produk, serta mengecek dan memastikan kondisi barang atau produk masih baik. Baca Juga 4 Tips Memilih Software Gudang Terbaik untuk Efisiensi Bisnis Anda! Tugas dan Tanggung Jawab Staff Gudang Sebelumnya kita telah membahas secara singkat mengenai tugas seorang staff gudang. Sekarang kita akan membahas secara detail apa saja yang menjadi tugas dan tanggung jawab seorang staff gudang. 1. Bongkar muatan barang atau produk Penjelasan sebelumnya telah membahas bahwa tugas seorang staff gudang adalah bertanggung jawab terhadap aktivitas pendistribusian barang. Kegiatan distribusi ini memiliki kaitan dengan bongkar muat barang, dimana mereka akan melakukan pengawasan dan mencatat setiap barang yang keluar maupun masuk. Pencatatan yang mereka lakukan meliputi jumlah barang yang masuk maupun keluar, nama barang, jenis, pengirim dan penerima barang, serta estimasi waktu barang tiba di tujuan, dan menuliskan waktu pengiriman barang tersebut. 2. Menandatangani surat penerimaan barang Karena tugas seorang warehouse staff adalah mengawasi setiap adanya bongkar muat, kondisi barang sampai pengiriman. Maka, tugas lainnya pun mereka harus bertanggung jawab terhadap penandatanganan surat penerimaan barang dari produsen, eksportir, dan sebagainya. 3. Melakukan pengecekan barang di gudang Selain itu, ada tugas lain yang perlu staff gudang lakukan secara rutin adalah melakukan pengecekan barang dalam gudang. Pengontrolan ini berjalan guna memastikan kualitas dan kuantitas barang yang berada di dalam ruang penyimpanan sudah sesuai dengan data yang ada. Apabila jumlah sudah sesuai, maka mereka akan menuliskan dan menyerahkan laporan secara berkala. 4. Melakukan persiapan untuk penyimpanan dan pengiriman barang Saat ada pemesanan barang yang masuk dari pelanggan, maka warehouse staff harus menyiapkan pengiriman dan penyimpanan barang. Staff juga wajib memastikan jumlah barang yang dipesan sudah sesuai. Kelengkapan, packing, administrasi, dan pengiriman barang sudah dipastikan sesuai dengan standar perusahaan. 5. Menuliskan laporan aktivitas barang Proses keluar-masuk barang dalam gudang sudah pasti mempengaruhi jumlah dan kondisi barang produksi. Untuk meminimalisir terjadinya kesalahan, maka perlu dilakukan pencatatan yang detail secara berkala mengenai naik turunnya barang yang ada di dalam gudang. Pencatatan tersebut berkaitan dengan keluar-masuk barang, kerusakan, retur, hingga stok barang yang tersedia. 6. Melakukan koordinasi dengan divisi lain dan klien perusahaan Komunikasi merupakan hal yang penting dalam departmen apapun, begitu juga dengan staff gudang. Dengan banyaknya tugas yang kompleks dan sangat berkaitan dengan banyak divisi, maka perlu adanya komunikasi yang terjalin dengan baik antara warehouse staff dan divisi lain yang terkait. Komunikasi tersebut akan menghindari terjadinya kesalahan informasi, misalnya jumlah barang yang dipesan oleh pelanggan, kondisi barang yang akan dikirim, serta pelayanan dalam hal retur. Lengkapi Form Berikut Ini dan Dapatkan Demo Software HashMicro GRATIS! Kriteria dan Keterampilan yang Harus Dimiliki Oleh Staff Gudang Untuk menjadi referensi Anda yang berminat mendalami pekerjaan di departmen pergudangan, berikut kami sajikan kriteria yang umumnya menjadi patokan untuk menjadi seorang staff gudang Hal yang utama adalah pendidikan. Pendidikan ini akan memberikan gambaran apakah orang tersebut memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai dengan posisi tersebut. Selain itu, apabila orang tersebut akan menjadi pegawai tetap, maka perusahaan mengharapkan latar pendidikannya sudah setara dengan pegawai lainnya yang berada di perusahaan tersebut. Hal tersebut karena staff harus melakukan koordinasi dengan divisi lain saat mengurus pekerjaan sebagai pengelola gudang. Kedua, kemampuan yang dimiliki merupakan indikator penting saat menjadi pengelola gudang. Kemampuan tersebut harus cocok dengan posisi ini karena pekerjaan yang dilakukan terbilang cukup kompleks. Selanjutnya, memiliki pengalaman kerja yang mumpuni dan sesuai. Apabila calon staff sudah berpengalaman di bidang ini, maka akan lebih mudah untuk beradaptasi dalam pekerjaannya. Seorang staff gudang pun perlu memiliki kemampuan yang cekatan dan teliti dalam bekerja. Baca Juga 7 Rekomendasi Aplikasi Gudang Terbaik untuk Bisnis Anda [2022] Rata-rata Gaji Seorang Staff Gudang Pendapatan rata-rata gaji seorang staff gudang berbeda-beda. Hal ini berdasarkan penetapan upah minimum yang berbeda di tiap daerah. Sebagai patokannya, berikut rata-rata upah di beberapa daerah menurut data tahun 2021. Kota Rata-rata Gaji Tangerang Rp Bandung Rp Jakarta Rp Karawang Rp Bekasi Rp Bogor Rp Surabaya Rp Makassar Rp Kesimpulan Staff gudang memang menjadi salah satu pekerjaan yang populer saat ini. Namun, masih banyak orang yang tidak mengetahui secara detail mengenai tugas dalam posisi ini. Untuk memaksimalkan aktivitas pergudangan perusahaan dapat menggunakan Software Warehouse Management untuk memantau ketersediaan stok dan mengefektifkan pengelolaan stok di gudang. Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda? Novi Herawati a content writer, I bring a unique perspective to each project with my ability to craft engaging and informative content. My passion for writing combined with my deep understanding of the topics creates contents that are unique and useful for everyone.
pengadaanbarang/jasa dalam tugas akhir ini penulis akan membahas tentang Untuk mendeskripsikan apa saja hambatan yang dihadapi dalam proses Pengadaan Barang/Jasa di Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah . 1.3.2 Manfaat Penelitian . 1. Bagi Penulis a. Melatih keterampilan penulis berdasarkan pengetahuan
Pengiriman barang menggunakan layanan ekspedisi dan cargo harus diperhatikan cara membungkusnya agar barang tersebut bisa sampai dalam keadaan yang baik di tempat tujuan. Walaupun ekspedisi tersebut sudah memiliki rating yang tinggi atas pelayanannya, cara packing barang tetap perlu diperhatikan. Packing barang berfungsi utama sebagai melindungi barang dari kerusakan saat pengiriman, dan menambah nilai kepercayaan pelanggan jika barang yang dikirim berhasil sampai tanpa rusak dan cacat. Agar dapat melakukan packing barang besar dan barang kecil, kamu harus tahu teknik packing barang yang tepat dan cara meminimalisir kerusakan pada saat pengiriman. Bagaimana caranya? Baca Juga 5 Layanan Kurir Terbaik Untuk Layanan Paket Di Indonesia Cara Packing Barang Packing barang paket memang satu hal yang biasa diremehkan saat ingin mengirim barang. Namun, jika dilakukannya mepet-mepet sebelum pengiriman, tentu akan bikin susah juga. Packing barang dilakukan dengan cara menyesuaikan barang dengan bahan yang membungkusnya, agar saat proses pengiriman packing dapat berfungsi secara efektif. Barang Pada saat ingin mengirim barang kita harus mengidentifikasi terlebih dahulu barang yang ingin dikirim. Apakah barang tersebut merupakan barang yang pecah belah atau bukan? Apabila barang tersebut merupakan barang yang pecah belah maka harus diberi proteksi tambahan pada saat membungkus barang tersebut. Bahan Dasar Untuk Membungkus Terdapat beberapa pilihan sebagai bahan dasar untuk membungkus yaitu 1. Amplop Bahan dasar ini biasa digunakan saat kita ingin mengirimkan suatu dokumen atau surat ke pihak yang dituju. Dokumen bisa dimasukkan ke dalam amplop agar dokumen tersebut tidak lecek atau terlipat. Pastikan juga kamu memilih amplop yang sesuai dengan ukuran kertas yang dikirim. 2. Kardus Kardus merupakan bahan dasar yang sering digunakan untuk mengirim barang. Bentuknya yang tidak gampang rusak membuat kardus dipilih untuk membungkus suatu barang. Kardus juga bisa disesuaikan dengan jumlah banyaknya barang yang dimasukkan. Apabila barang yang dimasukkan tidak terlalu banyak maka kardus bisa dipotong dan disesuaikan dengan ukuran barang yang ada. 3. Kertas Koran atau bungkus kado Bahan dasar ini bisa digunakan untuk membungkus paket apabila kamu tidak memiliki bahan dasar yang lain di rumah. Tidak ada kriteria khusus bahwa membungkus paket harus menggunakan kertas yang polos. Kamu diperbolehkan untuk mengirimkan barang menggunakan kertas kado dengan motif yang menarik. 4. Plastik Plastik merupakan bahan yang paling mudah ditemukan di rumah. Apabila barang yang dikirim tidak terbuat dari bahan yang tidak mudah rusak seperti baju, kamu bisa membungkusnya menggunakan plastik. Selain itu, plastik juga akan menjaga barang yang dikirim agar tidak basah pada saat hujan. Baca Juga Sewa Mobil Pick Up Mudah Melalui Aplikasi Kargo Shipper Cara Packing Barang Pecah Belah Cara packing barang pecah belah tentu tidak bisa sembarangan. Apabila kamu ingin mengirim barang pecah belah ada baiknya menggunakan proteksi yang lebih agar barang tersebut tidak rusak atau pecah saat dikirim. Terdapat beberapa pilihan pengaman agar barang kamu bisa sampai di tempat tujuan. Bubble wrap Bubble wrap merupakan bahan yang terbuat dari plastik dan ada gelembung udara di dalamnya. Bubble wrap sudah teruji untuk melindungi barang atau paket agar tidak rusak. Fungsi utamanya yaitu meminimalisir kekuatan benturan pada saat barang terguncang dan jatuh. Styrofoam Styrofoam biasa digunakan untuk pengiriman barang elektronik agar barang elektronik tidak rusak atau penyok. Biasanya styrofoam sudah tersedia di dalam kardus apabila ingin mengirim barang elektronik. Styrofoam merupakan bahan yang memiliki sifat tidak mudah rusak sehingga aman untuk packing barang menggunakan Styrofoam. Kayu Kayu biasanya akan terbentuk atau dibentuk menyerupai box. Packing kayu merupakan bahan paling luar untuk mengirimkan barang. Sebelumnya barang harus dibungkus terlebih dahulu menggunakan bahan lain seperti styrofoam, bubble wrap, kardus, dan lapisan yang paling luar adalah kayu yang sudah berbentuk box. Pastikan bahwa kamu membungkus barang yang rapi, agar tidak ada celah pada paket dan tidak ada air yang masuk. Pastikan juga barang tersebut tidak akan keluar atau terlepas dari bungkusnya. Plastik atau bahan lain yang digunakan untuk membungkus tidak mudah rusak agar tidak terjadi resiko saat pengiriman barang. Kamu juga bisa melihat cara packing barang pecah belah yang mudah di youtube atau video lainnya. 3. Tulis Alamat Pengirim yang Dituju Setelah membungkus barang dengan rapi hal selanjutnya adalah menuliskan alamat yang dituju dengan lengkap. Alamat yang lengkap melingkupi nama jalan, kelurahan, kecamatan, kota, dan kode pos. Pastikan juga tulisannya bisa dibaca dengan baik dan ditulis di bagian yang mudah dilihat. Apabila kamu tidak yakin memiliki tulis tangan yang rapi sebaiknya tulisan alamatnya diketik dan ditempel ke bagian yang bisa dilihat atau kamu juga bisa membaca cara menulis alamat pengiriman dengan benar Contoh Format Penulisan alamat Pengiriman Penerima Ahmad Arif Ramadansyah Mas Arif Jl. Pegangsaan Timur IV RT/RW 08/010 Sebelah gang Indomaret Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, 1860. 088456723451 Pengirim T-Sell Smartphone Yohannes Sitepu Jl. Tebet Barat Raya IV RT/RW 020/019 Sebrang Gelael Kec. Tebet, Jakarta Selatan, 1826. 087884998876 4. Cantumkan Nama Pengirim dan Nama yang Dituju Pada saat mengirim barang cantumkan juga nama kita sebagai pengirim agar penerima tidak kebingungan dengan asal muasal paket yang diterima. Cantumkan juga nomor handphone kamu atau penerima untuk berjaga-jaga apabila alamat yang dituju tidak dapat ditemukan atau susah dijangkau. Paket akan kembali ke alamat pengirim apabila alamat yang dituju tidak dapat ditemukan. 5. Gunakan Jasa Pengiriman yang Tepat Memilih jasa pengiriman barang yang tepat yaitu dengan melihat produk yang ditawarkan dari jasa pengiriman, seperti contohnya Jasa pengiriman pindahan rumah, jasa pindahan cargo, jasa pindahan, kirim paket/ dokumen dan lain-lain. Dengan memilih jenis pengiriman yang sesuai, tentu akan meminimalisir barang akan rusak sampai tujuan. Baca Juga Perbandingan Grand Max Blind Van, Pick Up dan CDE Untuk Pengiriman Cara Meminimalisir Kerusakan Pada Pengiriman Ada beberapa cara yang mudah untuk meminimalisir barang rusak pada saat pengiriman. Selain packing barang dengan tepat ada tambahan yang perlu kamu lakukan agar pengiriman tidak rusak pada saat proses pengirimannya. Apa saja? Berikut ini caranya. 1. Tandai Barang Cara yang paling ampuh menghindari barang dari kerusakan yaitu dengan memberikan tanda pada paket yang disediakan. Caranya mudah, kamu hanya perlu menempelkan sebuah kertas di bawah alamat pengiriman dengan menuliskan peringatan. Seperti contohnya “Hati-hati barang pecah belah”, atau “Hati-hati kemasan mudah rusak”. Dengan cara seperti ini, 90% biasanya barang akan terhindar dari kerusakan, apalagi tanda yang kamu berikan cukup besar. 2. Menggunakan Metode Pengiriman FTL untuk Paket Besar Menggunakan metode FTL Full Truckload merupakan cara ampuh lainnya jika barang yang kamu kirimkan merupakan paket besar. FTL sendiri merupakan metode pengiriman dengan cara sewa 1 truk untuk satu perjalanan. Jadi, barang yang kamu kirim tidak akan dicampur dengan barang pengiriman lainnya. Dengan begini tentu tingkat keamanan akan lebih terjamin 100% karena kamu sendiri dengan dibantu jasa cargo yang melakukan bongkar dan juga muat. 3. Menggunakan Layanan Premium Jika kamu kirim menggunakan jasa ekspedisi, kamu dapat menggunakan layanan premium yang mereka tawarkan. Layanan pengiriman premium sendiri akan berbeda perlakuan dibanding layanan lainnya. Tentu mereka akan lebih teliti dan jauh lebih aman pada saat proses pengiriman. 4. Jangan Lupa Memberi Info Pengiriman Memberikan info kepada jasa pengiriman secara langsung juga bisa dilakukan dengan menuliskan keterangan yang dilampirkan pada saat pendaftaran barang ekspedisi. Dengan begini, tentu jasa pengiriman akan memberikan catatan tersendiri secara khusus agar lebih berhati-hati terhadap barang yang kamu kirimkan. Jika pada formulir tidak terdapat keterangan tersebut, kamu bisa berbicara langsung di konter resepsionis tempat kamu mendaftarkan barang tersebut. Cara packing barang bukan merupakan hal yang sulit kan? Karena kamu bisa menggunakan bahan-bahan yang tersedia dan mudah ditemukan di rumah. Yang penting perhatikan cara membungkus dan pastikan tidak ada yang tertinggal dari hal-hal yang sudah disampaikan di artikel ini. Semoga berguna informasi mengenai tips-tips yang sudah disampaikan di artikel ini. Apabila kamu ingin menggunakan jasa pengiriman barang dengan mudah silahkan kunjungi laman Pengiriman dapat dilakukan dengan door to door sesuai dengan titik yang ditentukan oleh pengirim. Tidak hanya itu saja, pengiriman juga dilengkapi dengan asuransi gratis dengan total klaim hingga Rp 20 juta rupiah! Tunggu apalagi? Kirim aman dengan proses pengiriman premium hanya bersama Kargo.Sikluspendapatan adalah rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesan informasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan barang dan jasa ke para pelanggan dan menagih kas sebagai Packing adalah salah satu istilah yang sering didengar ketika ingin memproses barang menggunakan kemasan. Dalam dunia usaha, packing ini menjadi salah satu bagian yang umum ditemukan sehingga dudah saatnya untuk mengetahui secara lebih lengkap apa itu packing dan bagaimana prosesnya. Namun, sebelum itu, bagi juragan yang sedang ingin mengembangkan bisnis dan ingin pengelolaan yang lebih baik, kini telah tersedia aplikasi BukuWarung yang bisa didownload secara gratis untuk memudahkan pengelolaan bisnis maupun UMKM yang juragan miliki. Untuk itu, yuk donwload sekarang dan dapatkan berbagai kemudahannya. Mengenal Apa Itu Packing Adalah Packing adalah suatu kegiatan pengemasan barang yang siap untuk dikirim atau didistribusikan ke tempat lainnya. Biasanya packing juga disebut dengan pengepakan. Istilah packing ini sering ditemukan ketika menjalankan usaha, di mana barang yang diproduksi harus diantar ke tempat konsumen sehingga sebelumnya perlu dipersiapkan terlebih dahulu melalui proses packing yang baik. Packing sendiri diperlukan guna memastikan setiap barang yang akan dikirim ataupun dipasarkan tetap memiliki kualitas yang baik dan mumpuni saat sampai ke tangan konsumen. Setiap barang yang dipacking akan diperhatikan jenisnya sehingga packinging yang membalutnya bisa sesuai. Baca juga Beberapa Olshop Terbaik dan Termurah Mengetahui Tugas Packing Mengingat bahwa peking menjadi salah satu bagian penting untuk memastikan barang tetap terjaga selama proses pengiriman, maka biasanya sebuah usaha akan merekrut secara khusus orang-orang yang berada di bagian ini. Adapun secara umum tugas packing adalah melaksanakan pekerjaan yang erat hubungannya dengan bagian packing, kemudian menjaga barang ketika proses packing, melakukan packing terhadap barang untuk dapat dipasarkan, melakukan packing sesuai dengan SOP yang sudah ditentukan, membuat laporan kerja dan tetap menjaga lingkungan tempat kerja. Menelaah Proses Packing Ketika barang belanjaan sudah sampai, juragan tentu tidak asing lagi melihat adanya benda pembungkus dari produk yang juragan beli. Hal tersebut bisa dikatakan sebagai salah satu bagian dari packing. Sebelum produk tersebut sampai ke rumah juragan tentunya setelah melalui proses packaging. Proses packing adalah suatu kegiatan yang berkaitan dengan proses pengemasan atau pengepakan ataupun pembungkusan produk guna menjamin produk yang dikirimkan tetap aman hingga sampai ke konsumen. Dengan begitu packing barang adalah hal yang penting untuk diperhatikan agar tidak mengecewakan konsumen ketika menerima barang tersebut. Dalam proses packing ini tentu setiap barang akan diperhatikan cara packing nya karena tidak semua barang dapat diperlakukan sama dari proses packing nya. Misalnya saja barang yang berbahan kaca tentu proses packing nya harus khusus agar tidak pecah di perjalanan. Baca juga Informasi Tentang Ekspedisi Pembahasan tentang packing dan beberapa hal penting di dalamnya di atas memang erat kaitannya dengan usaha maupun bisnis. Produk-produk yang dihasilkan tentu membutuhkan packing agar tampak menarik dan menjaga kualitasnya tetap bagus saat sampai ke tangan konsumen. Namun di samping itu, yang tidak kalah penting untuk diperhatikan dalam sebuah bisnis adalah pengelolaannya. Pengelolaan yang baik akan membuat bisnis berjalan dengan sehat. Ada banyak kesempatan yang tersedia untuk melakukan pengelolaan bisnis secara lebih baik. Terlebih lagi dengan adanya kemajuan teknologi pada saat ini. Kemudahan-kemudahan inilah yang kemudian dapat diaplikasikan dalam dunia bisnis termasuk untuk mengembangkan UMKM yang dimiliki. Berbicara soal pengembangan bisnis dan UMKM, sekarang telah hadir BukuWarung yang bisa juragan manfaatkan untuk berdagang dan mengembangkan bisnis secara lebih baik. Apa itu BukuWarung? BukuWarung hadir sebagai perusahaan teknologi yang memiliki misi untuk memajukan bisnis UMKM di Indonesia. Melalui BukuWarung juragan bisa mendapatkan solusi untuk berbagai jenis layanan mulai dari pengelolaan kegiatan tagih dan bayar, utang piutang, pengeluaran stok hingga pembayaran. Juragan juga akan mendapatkan berbagai kemudahan lewat fitur-fitur yang tersedia. Juragan bisa dapatkan berbagai fitur menarik mulai dari laporan keuangan bisnis yang lebih terpercaya dan akurat, kemudian jurus untuk menagih hutang supaya lebih cepat dibayar, menagih maupun membayar menggunakan aplikasi BukuWarung pertama melakukan pengelolaan stok lewat satu aplikasi saja. Tidak hanya itu saja, lho, juragan juga bisa mendapatkan keuntungan tambahan dengan memakai aplikasi BukuWarung. Adapun keuntungan tambahan tersebut yaitu menagih dan membayar arisan secara otomatis sehingga tidak perlu takut lupa, juragan juga bisa melakukan penjualan secara online dengan lebih mudah karena bisa mengirim pembayaran dan pembayarannya bisa menggunakan e-wallet maupun bank dengan gratis biaya admin, juragan juga bisa melakukan pencetakan nota menggunakan printer bluetooth ataupun mengirim nota melalui WhatsApp, dan juga bisa melakukan pembukuan supaya tidak bercampur dengan memisahkannya di aplikasi BukuWarung. Sudah siap mendapatkan beragam kemudahan dan keuntungan bersama BukuWarung, juragan?. Untuk itu, sudah saatnya juragan untuk download BukuWarung sekarang dan rasakan berbagai kemudahan dalam pengelolaan bisnis. Apabilakamu menggunakan layanan AnterAja, kamu dapat mengirimkan beraneka jenis barang dengan packing yang rapi dan aman, tidak mudah tercecer dan terbuka.Kecuali barang-barang dibawah ini: A. Kategori Barang Yang Dilarang. Makhluk hidup (hewan dan tumbuhan), uang, surat berharga (cek, giro, obligasi, saham, sertifikat dll), barang yang mudah meledak, senjata Peran dan Tanggung Jawab Freight Forwarder dalam Ekspor dan Impor - Pengurusan pengiriman barang untuk kepentingan ekspor dan impor memerlukan orang yang profesional di bidangnya yang mengetahui aturan dan regulasi yang berlaku. Untuk mempercepat dan keefektifan proses pengiriman barang maka orang harus mengerti prosedur dan alur dalam pengurusan dokumen-dokumen yang timbul dari transaksi ekspor dan impor tersebut. Lebih khusus dalam pengiriman muatan kecil atau muatan konsolidasi yang sering disebut dengan Less Container Load LCL.Dalam hal menangani muatan untuk keperluan ekspor dan impor tersebut, maka diperlukan Perusahaan Jasa khusus yaitu EMKL Ekpedisi Muatan Kapal Laut dan Freight Forwarder. EMKL dan Freight Forwarder dalam menanganani muatan konsolidasi ini dapat berasal dari beberapa shipper dan menggabungkannya ke dalam muatan Full Container Load FCL. EMKL dan Freight Forwarder ini dalam memberikan jasanya harus mengutamakan kualitas pelayanan dan ketepatan waktu dalam pengiriman barang, hal ini menjadi salah satu faktor dipilihnya jasa freight Freight ForwarderFreight Forwarder adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa yang yang menangani pengiriman, pengangkutan dan penerimaan barang dengan menggunakan transportasi multimodal baik darat, laut atau udara. Freigh forwarder juga memiliki tanggungjawab dalam pengurusan dokumen shipping seperti L/C, B/L, Certificate of Receipt, Waybill, House B/L, Fiata B/L, DO dan menunjang tugasnya, freight forwarder harus memiliki pengetahuan dan jaringan hubungan dengan shipper yang luas. Freight forwarder harus dapat memberikan pelayanan yang sesuai seperti menyediakan angkutan kapal, transportasi darat, pengangkutan udara, container, kesesuaian dalam pengepakan, pemenuhan, dan persyaratan berbagai kebijakan. Selain itu juga Freight Forwarder memiliki tugas dalam menyelesaikan biaya yang timbul dari kegiatan pengiriman, menangani muatan di pelabuhan atau gudang, mengurus izin dan dokumentasi yang mencakup insurance liabilities biasanya diperlukan oleh pemilik barang.Tugas dan Tanggung Jawab Freight ForwarderDalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya, freight forwarder dapat bertindak atas nama pengirim eksportir atau bertindak atas nama penerima importir atau bertindak atas nama pengirim dan penerima. Hal tersebut bergantung pada ruang lingkup kerja yang tercantum dalam kontrak yang disetujui oleh kedua belah pihak freight forwarder dan pemberi order kerja.Tugas dan Tanggungjawab Freight Forwarder antara lain adalahMenentukan jalur perjalanan dan tipe transportasi yang digunakan dalam pengangkutan barangBooking ruang muat untuk barangMenerima barang, melakukan penyortiran, melakukan pengimbangan barang, melakukan pengukuran dimensi barang, packing, dan menyimpannya di gudangMencari tahu letter of credit barang Mencari tahu regulasi dari negara tujuan, negara transit, serta negara impor. Setelah itu baru mempersiapkan syarat dan dokumen yang dibutuhkanMembawa barang ke pelabuhan, lalu menyerahkan barang ke carrier selaku pengangkut barangMengurus izin bea cukaiMembayar biaya cargo handling dan biaya pengirimanMeminta bill of lading B/L dari carrier selaku pengangkut barangMengurus asuransi shipping dan membantu dalam pengajuan klaim jika terjadi kerusakan atau kehilangan barang ke pihak asuransi Monitoring pengiriman barang hingga barang sampai ke consignee penerima. Dalam monitoring ini Freight Forwarder dapat mendapatkan info barang dari pihak pengangkut carrier dan agen di tempat transit atau tempat tujuanMerima barang kiriman dari carrier selaku pengangkutMengurus clearence izin masuk, pembayaran bea masuk dan biaya lain di bea cukai pelabuhan transit atau pelabuhan tujuanMembawa barang dari pelabuhan ke gudangMenyerahkan barang kepada penerima barang consigneePeran Freight ForwarderDalam kegiatan shipping yang dilakukan, terdapat 4 peranan penting yang dilakukan oleh freight forwarder diantaranya adalah1. Beperan dalam Mengkonsolidasi BarangMaksud dari konsolidasi barang adalah mengumpulkan beberapa barang dari beberapa eksportir/ shipper yang berbeda sehingga menjadi 1 kontainer FCL walaupun nantinya akan dikirimkan untuk beberapa consingnee di tempat tujuan. Muatan dikonsolidasikan dari beberapa shipper tersebut kemudian dikapalkan dan dikirim menggunakan kapal ke agen konsolidator di tempat pelabuhan tujuan. Setelah barang sampai dipelabuhan tujuan, maka Agen mengirimkan barang ke masing-masing Berperan sebagai Pengangkut BarangSekarang ini banyak freight forwarder yang berperan selaku operator yang mempunyai tanggungjawab penuh dalam melakukan pengiriman walaupun tidak mempunyai kapal sendiri. Operator yang dimaksud disini adalah pengangkut yang membawa forwarder dalam peranannya sebagai pengangkut dapat dibagi menjadi 3 yaituVOMTO adalah operator yang melakukan beragam tipe pengiriman baik laut, darat, dan udara dengan 1 dokumen intermodal yang umumnya berupa FBL secara adalah operator yang mengurusi pengiriman barang port to port dengan memakai 1 house B/ adalah operator yang mengangkut muatan dengan line service, yang mengkonsolidasikan muatan serta memberikan layanan multimodal transport dengan Fiata B/L atau house B/ Berperan dalam Dokumentasi BarangDalam melaksanakan peranannya, Freight forwarder harus berperan dalam melakukan pendokumentasian barang dalam hal ini adalah dokumen multimodal transport yang menjadi kontrak untuk digunakan. Fiata Bill of Lading FBL adalah jenis dokumen yang dipakai freight forwarder dalam multimodal transport dan masuk ke freight forwarder document. Dengan adanya FBL maka tanggung jawab Freight forwarder adalah untuk mengirimkan muatan ke tempat tujuan. Namun selain itu mereka juga harus bertanggungjawab atas kesalahan yang dapat disebabkan oleh carrier/ pihak ke 3 yang mengangkut Berperan dalam Packing BarangDalam hal mengirimkan barang perlu di perhatikan hal-hal berikut yaituKeamananKeaslianKepuasanHal-hal ini perlu diperhatikan agar barang yang dikirimkan tidak terjadi kerusakan baik terhadap bentuknya, properties, jumlah dan lain-lain yang membuat kepuasan pelanggan berkurang. Maka dari itu Freight forwarder perlu melakukan pengemasan atau packing terhadap barang dengan memperhatikan hal yang berkaitan dengan Aktivitas Freight ForwarderDalam melakukan ekspor ada beberapa pihak yang berkaitan dengan EMKL Ekspedisi Muatan Kapal Laut dan Freight Forwarder dalam dokumen yang diterbitkan yang ikut memperlancar proses ekspor sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh peraturan dan regulasi yang berlaku disuatu negara. Lembaga atau pihak-pihak yang berkaitan dengan aktivitas Freight Forwarder antara lain adalah1. Bea CukaiKantor Wilayah Bea Cukai yang berada di bawah Kementerian Keuangan selaku pejabat yang mengawasi keluar masuknya barang dari wilayah hukum Indonesia karena Bea Cukai merupakan departemen yang berwenang untuk mengadakan fiat muat barang ke dalam kapal, sehingga bea cukai ini salah satu pihak/ lembaga yang erat kaitannya dengan freight yang diterbitkan PEB Pemberitahuan Ekspor Barang.2. Bank DevisaBankyang berstatus swasta maupun pemerintah yang berfungsi memberikan jasa perbankan sebagai media perantara antara pembeli dan penjual yang berada dalam dua wilayah hukum yang berbeda yang belum saling mengenal atau mempercayai satu sama yang diterbitkan L/C Letter of Credit, SSP Surat Setoran Pajak, SSBC Surat Setoran Bea Cukai dan Nota Perhitungan Pembayaran Wesel Kementerian PerdaganganKementerian Perdagangan memikili peranan dalam mengatur pelaksanaan ekspor impor. Diantaranya adalah mengenai penerbitan SIUP Surat Ijin Usaha Perdagangan, mengeluarkan Angka Pengenal Impor dan ekspor, penerbitan Certificate of Origin surat keterangan asal barang atau SKA Surat Keterangan Asal yang dapat berfungsi untuk mendapatkan kemudahan dan keringanan bea masuk pada saat barang masuk di negara yang diterbitkan SKA Surat Keterangan Asal, APE Angka Pengenal Ekspor, Angka Pengenal Impor API Umum dan Angka Pengenal Impor API Perusahaan Pelayaran/ Shipping CompanySebagai pihak pengangkut carrier maka shipping company memiliki peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan transaksi ekspor. Perusahaan pelayaran dapat berasal dari Indonesiaataupun perusahaan pelayaran dari luar negeri yang biasanya diwakili oleh agennya di yang diterbitkan B/L Bill of Lading dan Mate’s Perusahaan AsuransiDalam kaitan dengan transaksi ekspor, perusahaan asuransi berfungsi mengamankan transaksi ekspor dari kerusakan atau kehilangan yang berarti eksportir kita dapat mengasuransikan transaksi perdagangan Internasional tersebut sesuai dengan besarnya resiko terhadap pembeli barang yang diterbitkan Cover Note dan Insurance Badan Usaha TransportasiPerusahaan jasa transportasi barang ekspor disebut juga dengan Forwarding Agent yang tugasnya menyelenggarakan pengepakan sampai dengan membukukan barang yang yang diterbitkan Packing List, Measurement List, Weight Surveyor/ Badan PemeriksaDi Indonesia Surveyor atau badan pemeriksa diantaranya adalah PT. Sucofindo atau PT. Surveyor Indonesia yang berstatus sebagai correspondent dari SGS Asosiasi pemeriksa dan inspeksi. Surveyor ini berfungsi dalam hal untuk memeriksa komoditi ekspor baik yang bersifat Pure Inspection, pemeriksaan atas bahan baku yang diproses untuk tujuan ekspor dalam pengembalian bea masuk .Dokumen yang diterbitkan Certificate of weight Note, Survey Reports dan Inspection Badan Pengajuan dan Sertifikasi Mutu BarangSertifikasi mutu barang umumnya dibuat oleh pabrik atau balai pengujian barang yang diekspor termasuk tentang baru atau tidaknya barang dan apakah telah memenuhi standar barang yang telah yang diterbitkan Certificate Of Quality, Test Certificate, dan Chemical Lembaga FumigasiFumigasi merupakan kegiatan pembersihan dengan pemberian suatu jenis obat dengan takaran tertentu terhadap barang yang akan dikirim, untuk menghindari kerusakan barang yang diakibatkan oleh hama perusak selama dalam yang diterbitkan Sertifikat Bebas Hama Fumigasi.10. Kantor Inspeksi PajakDokumen yang diterbitkan NPWP Nomor Pokok Wajib Pajak. Apasaja nama barang yang dikirim. Berapa jumlah barang yang dikirim. Adapun bersama surat pengiriman barang ini, kami lampirkan dokumen berupa 1 lembar Surat Jalan, 4 lembar Packing List, 4 lembar Faktur, Surat Pertanggung Asuransi, dan Surat Pengantar Barang. SURAT TUGAS. Nomor : 645/152/Pemdes/VII/2018
Agar aman ketika mengirim barang, tentunya Sobat Shipper harus memperhatikan teknik packing barang secara tepat. Karena bagaimanapun teknik packing yang baik, akan membuat barang aman selama perjalanan, hingga akhirnya sampai ke lokasi tujuan. Tentang Packing Barang Terutama untuk Sobat Shipper yang memang menjual barang-barang online, ini salah satu informasi yang harus diperhatikan dengan baik. Teknik packing barang yang baik pastinya membuat para pelanggan atau konsumen Sobat Shipper semua, tidak akan kecewa, barang yang dipesan, tiba secara selamat, dan tidak mengalami kerusakan. Tentunya Sobat Shipper tidak ingin kepercayaan para pelanggan rusak begitu saja, karena sistem pengepakannya yang kurang tepat. Tips Packing Barang Agar Tidak Mudah Rusak Baca juga Yang Perlu Diperhatikan Ketika Memilih Jasa Pengiriman Barang Tercepat Berikut ini adalah beberapa tips packing barang, yang harus Sobat Shipper ketahui, antara lain 1. Cek Barang yang Akan Dikirim Cara packing barang yang pertama adalah cek jenis barang yang akan dikirim. Apakah termasuk kategori barang pecah belah, barang elektronik, benda cair atau yang lainnya. Masing-masing kategori tentunya mempunyai teknik pengemasan yang berbeda-beda. Contohnya saja ketika Sobat Shipper akan mengirim makanan frozen food, ada baiknya jika makanan tersebut dihilangkan udara dalam kemasan, kemudian dibungkus menggunakan bubble wrap. 2. Pilih Bahan untuk Packing Berikutnya pilih bahan yang akan digunakan untuk membungkus atau sedang packing barang yang akan dikirim. Menggunakan plastik untuk melakukan pengiriman barang, tentunya tidak masalah, asalkan, barang yang dikirim nantinya termasuk barang yang umum. Tapi jika barang yang dikirim khusus, misalnya saja barang elektronik atau pecah belah. Sebaiknya gunakan kemasan berbentuk dus. 3. Beri Tambahan Bahan, Agar Lebih Aman Penyedia jasa kirim barang, biasanya akan memberikan saran tambahan. Misalnya saja dengan memberikan tambahan bahan, agar isi di dalam kemasan tidak mudah goyang atau bahkan rusak, selama perjalanan. Umumnya, tambahan bahan tebut berupa plastik, bubble wrap, atau yang lainya. 4. Tambahkan Stiker Informasi Barang Hal lain, yang perlu diperhatikan ketika akan mengirim barang. Misalnya saja cara packing barang elektronik, sebaiknya berikan stiker di luar kemasan produk tersebut. Stiker diisi berisi informasi apa yang ada di dalam kemasan tersebut. Misalnya saja dengan memberikan gambar elektronik di luar kemasan, atau tulisan barang pecah belah. Sehingga nantinya pihak jasa pengiriman, tahu dan berhati-hati ketika memindahkan barang tersebut. Apalagi jika barang yang dikirim termasuk barang pecah belah, sudah pasti akan ada perlakuan khusus, untuk barang tersebut. 5. Tulis Alamat Secara Jelas Jangan lupa untuk menulis alamat Sobat Shipper sebagai pengirim dan alamat penerima secara jelas. Mengingat sistem packing barang online shop yang terbilang banyak. Membuat Sobat Shipper hati berhati-hati dalam memberikan alamat, jangan sampai salah memberikan alamat, pada barang yang sedang dikirim. Dalam membuat alamat, sebaiknya gunakan kertas yang kontras dengan plastik pembungkus, agar mudah terlihat dan terbaca. 6. Packing Barang Secara Rapi Hal terakhir yang harus diperhatikan adalah packing barang secara rapi. Mulai dari bungkus bagian dalam, lalu dus di bagian luar. Jangan lupa bubuhkan juga alamat secara jelas, dan juga dicantumkan informasi barang di dalam kemasan. Hal-hal seperti ini perlu diperhatikan dengan baik, agar pihak penyedia jasa, merasa aman ketika mengirimkan paket tersebut. Karena sebelumnya sudah dibungkus secara rapi. Dari ulasan di atas, tentunya packing barang, sangat mempunyai peran penting, agar barang yang dikirim selamat selama perjalanan. Hingga akhirnya sampai ke tempat tujuan, tanpa kurang apapun. Baca juga 4 Macam Fungsi Packing untuk Promosi Agar Lebih Menarik, Apa Saja?.