Kisah Para Rasul 9:1-19 Ia menghadap Imam Besar, dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik, supaya, jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan Tuhan, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem.
Kisah Para Rasul 1:11. Konteks. TB (1974) ©. SABDAweb Kis 1:11. dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, u mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali v dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." AYT (2018) dan berkata, "Hai orang-orang
Jerusalem: Kis 9:1-19. Peristiwa yang maha penting dalam sejarah Gereja ini oleh Lukas diceritakan sampai tiga kali. Perbedaan-perbedaan kecil yang nampak dalam ketiga cerita itu dapat dijelaskan oleh perbedaan jenis sastra yang dipakai: kedua cerita lain menjadi sebagian dari wejangan Paulus. Lihat juga Gal 1:12-17.
Teks -- Kisah Para Rasul 16:16 (TB) Tampilkan Strong. Konteks. 16:16 Pada suatu kali ketika kami pergi ke tempat sembahyang itu, kami bertemu dengan seorang hamba perempuan yang mempunyai roh tenung; dengan tenungan-tenungannya tuan-tuannya memperoleh penghasilan besar. Paralel Ref. Silang (TSK) Ref. Silang (FULL) ITL.
Pertobatan Saulus. 9:1 SEMENTARA itu Saulus mengancam serta bertekad untuk membinasakan setiap orang Kristen. Ia pergi kepada Imam Besar di Yerusalem 9:2 dan meminta surat yang dialamatkan kepada para pemimpin rumah ibadat orang Yahudi di Damsyik, agar mereka membantu menangkapi orang-orang Kristen yang didapatinya di sana, baik pria maupun
Firman Tuhan kepadanya dalam suatu penglihatan: "Ananias !" Jawabnya: "Ini aku, Tuhan !" 9:11 Firman Tuhan: "Mari, pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus, dan carilah di rumah Yudas seorang dari Tarsus yang bernama Saulus.
Wejangan Paulus yang ketiga dalam Kisah para rasul. Wejangan pertama mencerminkan pewartaannya kepada orang-orang Yahudi, Kis 20:13; TFTWMS: Kis 9:18--26:19 - Mualaf Yang Tidak Ragu-ragu MUALAF YANG TIDAK RAGU-RAGU (Kis 9:18, 19; 26:19) Bagi Saulus keputusan itu memang berat. Memang selalu berat bagi siapa saja untuk mengakui bahwa se
Firman Tuhan kepada Paulus, "Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam!" (Kisah 18:9). Ini menunjukkan bahwa Tuhan memiliki rencana indah atas hidupnya. Ia pun berkomitmen untuk mengabdikan seluruh hidupnya bagi Injil. Pertobatannya mengubah pandangan hidupnya secara total. Baca Juga
Namanya diganti (Kisah Para Rasul 13:9, 13) Ke Perga - Markus ditinggalkan (Kisah Para Rasul 13:13) Khotbah di Antiokhia (Kisah Para Rasul 13:14-41) Di Ikonium (Kisah Para Rasul 13:51) Di Listra - Paulus dirajam batu (Kisah Para Rasul 14:8-19) Derbe - Kota terakhir yang dikunjungi (Kisah Para Rasul 14:20) Perjalanan pulang (Kisah Para Rasul 14:
. 20z1n6fdwn.pages.dev/7420z1n6fdwn.pages.dev/34920z1n6fdwn.pages.dev/25620z1n6fdwn.pages.dev/13020z1n6fdwn.pages.dev/17420z1n6fdwn.pages.dev/18720z1n6fdwn.pages.dev/42820z1n6fdwn.pages.dev/305
khotbah kisah para rasul 9 1 19